SEKILAS INFO
: - Sabtu, 28-01-2023
  • 1 tahun yang lalu / INFO MENARIK : PEMBUKAAN PENDAFTARAN PESERTA DIDIK BARU UNTUK SMK SWASTA  MARANATHA SIDIKALANG T/A 2021/2022, BERALAMAT DI JL.SEPAKAT PANJI SIBURA-BURA, TUNGGU APA LAGI SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA  . UNTUK LEBIH MENINDAK LANJUTI KLIK MENU DATADIK/PPDB ANDA AKAN DI ARAH KAN KE MENU PENDAFTARAN ONLINE TERIMA KASIH. . . .  
pemrograman dasar

3.1 Menerapkan alur logika pemograman komputer

 Uraian materi Konsep Algoritma

  1. Konsep Algoritma

PEMROGRAMAN

Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau ‘pekerjaan’ sesuai dengan keinginan programmer.

ALGORITMA

 Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis”. Kata Logis merupakan kata kunci dalam Algoritma. Langkah-langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Penyajian algoritma secara garis besar bisa dalam 2 bentuk penyajian yaitu tulisan dan gambar. Algoritma yang disajikan dengan tulisan yaitu pseudo code. Selanjutnya algoritma disajikan dengan gambar, yaitu dengan Flowchart.

Secara umum struktur algoritma terdiri dari 3 bagian, yaitu:

  1. Nama/judul algoritma memberikan gambaran secara singkat apa tujuan dari algoritma tersebut, misalkan nama resep masakan, petunjuk melakukan sesuatu, jadwal kegiatan, langkah-langkah penyelesaian sebuah masalah, dan sebagainya. Pemberian nama algoritma dilakukan secara singkat dan jelas, namun harus sudah mewakili maksud dari algoritma tersebut. Di dalam algoritma komputer biasanya nama algoritma dituliskan tanpa menggunakan spasi tetapi menggunakan underscore, misalkan Algoritma IsiBalok atau Algoritma Isi_Balok.
  2. Bagian deklarasi merupakan tahap persiapan dari algoritma. Pada bagian deklarasi ini dijelaskan kebutuhan agar algoritma dapat berjalan dengan baik. Istilah lainnya di sinilah alat dan bahan didefinisikan. Di dalam algoritma pemrograman komputer, di dalam bagian deklarasi harus menjelaskan input (masukan) apa saja yang akan diproses oleh algoritma termasuk jenis data input (tipe data) dengan jelas, juga output apa yang akan dihasilkan serta semua hal yang akan dipakai dalam algoritma pemrograman. Yang didefiniskan dalam algoritma ini termasuk variabel, tipe data, konstanta, nama prosedur, tipe, dan fungsi.
  3. Bagian Deskripsi menjelaskan tentang serangkaian langkah-langkah (instruksi) atau pernyataan (statement) untuk memproses alat dan bahan atau inputan untuk menghasilkan output sesuai yang diharapkan oleh seorang pemrogram. Langkah-langkah dalam algoritma dituliskan dari atas ke bawah dan urutan penulisan menentukan urutan perintah.
  1. Struktur Penulisan Algoritma 

Perhatikan algoritma sederhana berikut : Jika seseorang ingin mengirim surat kepada kenalannya di tempat lain, langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Menyiapkan Peralatan Tulis
  2. Menulis surat
  3. Surat dimasukkan ke dalam amplop tertutup
  4. Amplop ditempeli perangko secukupnya.
  5. Pergi ke Kantor Pos terdekat untuk mengirimkannya

Algoritma menghitung luas persegi panjang:

  1. Masukkan panjang (P)
  2. Masukkan lebar (L)
  3. Luas P * L
  4. Tulis Luas

CONTOH :

Penulisan Algoritma  Pemograman untuk menampilkan string

String pada dasarnya adalah kumpulan dari karakter-karakter (karakter bertipe data char). Penulisan string harus diawali den diakhiri dengan tanda petik dua(“), sedangkan karakter harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik satu (‘). Misalnya :

Penulisan string :

string A = “gaji”;

Penulisan karakter :

char A = ‘g’;

char B = ‘a’;

char C = ‘j’;

char D = ‘i’;

char E = ‘\0’;

Kita dapat membangun sebuah string dengan menggunakan array dari beberapa karakter. Dalam bahasa C++, string yang digunakan adalah bertipe null terminated string, yaitu jenis string yang diakhiri dengan oleh karakter null (‘\0’), bukan nol. Oleh karena itu, jika kita ingin mendeklarasikan string dalam bentuk array dari char, maka kita harus menambahkan 1 tempat untuk posisi karakter null. sebagai contoh misalnya kita ingin melakukan deklarasi variabel yang bertipe string dan mengisinya dengan teks “Baik”, maka bentuk deklarasinya adalah sebagai berikut :

//Mendelklarasikan variabel tipe string dengan lebar 5

char sifat[5];

//Mengisi nilai ke dalam variabel sifat

sifat = {‘B’,’a’,’i’,’k’,’\0′};

Jika kita cermati, sebenarnya kita hanya mengisi 4 karakter kedalam variable sifat, sedangkan sisa ruangnya akan digunakan untuk menempatkan karakter null. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.

Jika kita ingin mengisi nilai kedalam variabel string dalam bentuk array char, maka kita perlu menambahkan karakter null di bagian elemen akhir array. Berikut contoh kode program dengan bentuk array char.

#include <iostream> // header
#include <conio.h>
using namespace std;

int main()
{
// Mendeklarasikan sifat ke dalam variabel char dengan lebar 5 karakter
char sifat[5];

// Mengisi nilai kedalam variabel sifat
sifat = {‘B’,’a’,’i’,’k’,’\0′};

// Menampilkannya nilai yang terdapat pada elemen-elemen array
cout<<“String yang muncul :”<<sifat<<endl;

getch();
}

Kalau kita jalankan pada compiler, maka hasilnya akan muncul pada command window seperti tampilan berikut.

1 komentar

Lams Official, Selasa, 8 Des 2020

Contoh website

Balas

TINGGALKAN KOMENTAR

KOMENTAR TERBARU

Pengumuman

Himbauan Penerapan Protokol Kesehatan di Masa Pandemi -19